1 Dec 08
Shock, gak percaya dan kaget campur marah ketika aq mendengar keputusan "gila" mu sore itu di telepon..
Hari ini aq pergi sendiri... Ke tempat biasa dimana kita menjalani rutinitas sore kita selama 4 bulan terakhir ini. Sepanjang jalan hati dan pikiran ku berdebat ttg mu. Aq semakin kesal dan mulai mengumpat & memakimu.. Rasa kesal pada mu membuat aq tidak menetes kan airmata sedikitpun.
2 Dec 08
Hari ini kamu benar2 membuktikan ucapan mu..Nggak ada yang bisa menahan mu, apalagi egoku & egomu.. Hanya sepotong kalimat yang ku ucap buatmu sebelum kamu benar2 pergi dari 3/4 kehidupanku. "Semoga keputusan mu ini adalah pilihan yang tepat buat diri & hidupmu"
Tak puas hanya dengan itu, kukirim juga sebuah pesan singkat melaluitelepon selular, dengan isi yang sama persis dengan kata yg kuucap pada mu tadi pagi.
Aku ingin pesan ku itu menahan langkahmu!!! Aku sayang kamu dengan segenap jiwa & ragaku..
Ingatan ku melayang pada kisah 4 tahun silam, ktika itu kita baru
bersama kembali setelah sekian tahun berpisah, kamu dengan kelucuanmu,
lugu dan begitu penurut..Hari2 episode ceria kita beragam..,seakan takkan pernah pudar..kamu yang tomboy, cuek beybeh namun tetap penurut.
Aq masih suka senyum mengingat tingkahmu. Ketika kita hunting buku baru
di gramedia atau ketika kamu mengklaim bahwa remote tV adalah milikmu
(cukup remote tak perlu TV kata mu saat itu)..Kamu memang doyan nonton, apalagi film mandarin, baik itu drama, ato apalah, YAh, Diantara kita mungkin hanya kamu yang mewarisi darah oriental itu..
Keceriaan itu tak lama, kebersamaan kita mulai perlahan2 mulai luntur
ketika kamu mulai mengenal sosok dia.Kamu mulai berubah, bertingkah aneh, dan sedikit liar..Aq coba mengerti dunia mu, Karena aq yakin kamu telah dewasa..
Aq salah, aq benar2 salah.. Kamu tidak dewasa, dia tidak membuat kamu
menjadi dewasa, Saat itu aq ulurkan kembali tangan ku untuk
merangkulmu..Tapi kamu buta dan tak melihat uluran tangan ku..KAmu pergi jauh jauh dan teramat jauhhhhhh..
Hari ini sepanjang hari hati ku menangis, Aq tak rela berpisah denganmu.. Aq sedih, tapi aq harus tegar..Karena apapun keputusan mu adalah Jalan terbaik bagi mu..
Selamat Jalan ***************, semoga kelak kita bertemu kembali. Keep Succes always..
(Hingga tulisan ini berakhir aq tidak bisa menghentikan airmata yang menetes..)
5 komentar:
wah aku mau komen apa ya mbak...
Ikut nangis aja po?
Jangan terlalu sedih mbak kayak gitu memang bumbunya hidup dan kebersamaan . Kita akan tahu nikmat kebersamaan bila kita dah pernah merasakan kehilangan...
sebuah comfort zone tercipta tapiii lepaskan.. let it be what it has to be..
yang lalu biarlah berlalu.. let by gones be by gones. adalah biasa dalam fenomena hidup.. jangan biarkan kesedihan membuat hati menjadi rapuh..
wah... perpisahan dengan ice atau siapa ney?
Menangis?
seharusnya ga banget mbak, karena percayalah setelah sekian lama waktu bergulir kelak, kita akan menyesalinya ,
Menyesali kenapa ada air mata yang ga penting untuk sosok dia yang hanya sekejab mampir di hidup kita...
oh yach tini semeter 5 Akuntansi di UNRIKA mbak, nah ruangan nya di lantai 3 nomor 2, kalo sempet mampir yach...
Tetep semangat
Posting Komentar