Jumat, 27 Juni 2008

Matahariku

Dengarlah matahari ku,
suara tangis hatiku,
ku bersedih,
karna panah cinta menusuk jantung ku.

Ucapkan matahari ku,
puisi tentang hidup ku,
tentang ku yang tak mampu,
menaklukkan waktu...

(Juz for Mi Amor in Lebanon..)

Sabtu, 14 Juni 2008

Selamat pengantin Baru


Hari ini aku mendapat undangan pernikahan dari seorang teman sekaligus lovely sister.

Dia adalah orang yang telah membuat aq bisa lebih bijak menyikapi hidup dan yang selalu hadir untuk memotivasi semangat religiku yang jarang naik tapi lebih sering turun.

Especially Buat Dessy Aryani & Ari Wibowo..

Barakallahu laka wa baraka ‘alaika, wajama’a bainakuma fi khair.

Selamat pengantin baru ya.. Selamat menempuh hidup baru yang penuh liku.Selamat merangkai hari2 baru...

Semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan bagi kalian berdua. Amien..

Nich ada kado kecil buat kalian berdua.

"Kunci Rumah Tangga bahagia."

1. Senantiasa beribadah bersama Kepada Allah SWT

2. Saling mengasihi dan saling menyayangi dengan penuh ketulusan hati, hingga keluarga mereka merupakan perwujudan keluarga Sakinah, Mawaddah Wa Rohmah.

3. Saling menjaga kesucian pernikahan, saling menjaga kehormatan diri serta menjaga harta yang mereka miliki.

4. Saling menghormati. Istri menghormati suami sebagai nahkoda rumah tangga dan suami menghormati istri sebagai pasangan dalam rumah tangga

5. Saling berkomunikasi. Ketika ada masalah keluarga, semanisnya bila dipecahkan berdua tanpa melibatkan orang ketiga.

6. Ntar di tambah lagi kalo dah punya momongan..

Eniwei, Selamat sekali lagi ya.

Soryy, potonya cuma atu (Dessy doank, gak sempat ngoleksi poto Ary)..

Jumat, 13 Juni 2008

Senyum itu Menular


Tahukah kamu bahwa senyum itu menular?
Menerimanya seperti terjangkit flu.
Hari ini seseorang tersenyum padaku,
dan aku balas tersenyum juga.

Di pojok ruangan seseorang melihatku tersenyum
dan ia mulai tersenyum pula.

Aku jadi sadar bahwa senyum dapat ditularkan.
Lalu aku memikirkan dan mengukur senyumku. Senyum yang unik, seperti senyumku,
dapat menyebar ke seluruh dunia.
Jadi, kalau kamu merasa ingin tersenyum,
janganlah berusaha menghentikannya.
Marilah kita mulai menyebarkan wabah senyum sekarang juga,
hingga mempengaruhi seluruh dunia!
Tetaplah tersenyum dan bukankah setiap orang membutuhkan senyum?!!!
HAVE YOU SMILED TODAY?????

Kamis, 12 Juni 2008

Bunga bunga dimana mana...


Judul diatas mengingat kan aq pada iklan salah satu produk pewangi pakaian yang sempat booming n selalu nongol di seluruh TV swasta beberapa waktu lalu...

Wangi, lembut n bisa sebagai aroma therapy.. begitu juga dengan pemandangan indah yang aq posting kali ini...


(Mom, sorry ya,, bunga2 indah ini kupake buat hiasan blog ku...

Sorry juga gak minta ijin dulu.. hehhee..)


Kamis, 05 Juni 2008

Renungan tentang pernikahan

Kalau dua-duanya doyan musik, berarti ada gejala bisa langgeng donk..
Kalau sama-sama suka sop buntut berarti masa depan cerah nech…
kalo dua2 nya punya posisi yang bagus,bakalan gak ada masalah ekonomi nantinya...


…(That simple?……..) But... Ternyata....

Kecocokan, minat dan latar belakang keluarga bukan jaminan segalanya akan lancar..

Berbeda dengan sepasang sandal yang hanya punya aspek kiri dan kanan, menikah adalah persatuan dua manusia, pria dan wanita.
Dari anatomi saja sudah tidak sebangun, apalagi urusan jiwa dan hatinya.
Lalu apa? MENIKAH adalah proses pendewasaan. Dan untuk memasukinya diperlukan pelaku yang kuat dan berani.
Berani menghadapi masalah yang akan terjadi dan punya kekuatan untuk menemukan jalan keluarnya.
Kedengarannya sih indah, tapi kenyataannya? Harus ada ‘Komunikasi Dua Arah’, ‘Ada kerelaan mendengar kritik’, ‘Ada keikhlasan meminta maaf’, ‘Ada ketulusan melupakan kesalahan, dan Keberanian untuk mengemukakan pendapat’.
Sekali lagi MENIKAH bukan hanya upacara yang diramaikan dengan gending cinta, bukan juga rancangan gaun pengantin ala cinderella, apalagi rangkaian mobil undangan yang memacetkan jalan.
MENIKAH adalah berani memutuskan untuk berlabuh, ketika ribuan kapal pesiar yang gemerlap memanggil-manggil.
MENIKAH adalah proses penggabungan dua orang berkepala batu dalam satu ruangan dimana kemesraan, ciuman, dan pelukan yang berkepanjangan hanyalah bunga.
Masalahnya bukanlah menikah dengan anak siapa, yang hartanya berapa, bukan juga rangkaian bunga mawar yang jumlahnya ratusan, atau perencanaan berbulan-bulan yang akhirnya membuat keluarga saling tersinggung, apalagi jika hanya berdasarkan dengan kegemaran minum kopi yang sama…
MENIKAH adalah proses pengenalan diri sendiri maupun pasangan anda.Tanpa mengenali diri sendiri, bagaimana anda bisa memahami oranglain…?? Tanpa bisa memperhatikan diri sendiri, bagaimana anda bisa memperhatikan pasangan hidup…??
MENIKAH sangat membutuhkan keberanian tingkat tinggi, toleransi sedalamsamudra,serta jiwa besar untuk ‘Menerima’ dan ‘Memaafkan’.
* Kesalahan terbesar kita dalam memilih pasangan adalah kita lebih mementingkan dengan siapa kita menikah bukan seperti apa orang yang akan kita nikahi.
(Dari sebuah email)