Ananda Rey & Nylam,,,
Doa kami senantiasa mengalir nak, baik itu terucap maupun tidak,, Jadilah anak2 sholeh yg menjadi penyejuk mata dana kebanggaan umat muslim seluruh dunia nak...
Iya, seluruh dunia,, karena dunia membutuhan pahlawan2 muda seperti kalian,,
Jadilah pembela islam nak,, tegakkan agama Allah ini..
Anakku,,, Jika suatu saat kami menutup mata,, Jadilah imam dalam shalat terakhir kami nak..
Minggu, 20 Desember 2015
Andai mereka tahu, Rahasia Allah itu indah... (Teruntuk para saudaraku,, )
Dear saudaraku...
Maafkan jika kita tidak sependapat,, Maafkan jika pikiran kita tidak sejalan,, Saya bahagia.. Bahagia atas semua qadha dan qadar yg Allah takdirkan ini..
Biarkan lah kami dan keluarga kami menjalani hidup ini,, layak nya dirimu dan keluarga mu menjalankan hidup mu..
Nasehati kami jika kami lupa, ingatkan kami jika kami salah,
tolong jangan menceritakan aib2 kami..
Taukah dirimu,, Keburukan2 yg engkau ceritakan, jika itu benar maka cerita mu akan menjadi ghibah.. Jika itu tidak benar jatuh nya ke fitnah...
GHIBAH >>>>> “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan sakwa-sangka, karena sebagian dari sakwa-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati?. .. (QS Al Hujurat : 12)
FITNAh >>>>> surah al-Hujuraat ayat 12 dengan jelas menghuraikan persoalan fitnah.
Saudara ku setiap saat kami berdoa kepada Allah...
"Ampuni dosa kami, tutupkan lah aib2 kami, Wafatkan kami dalam keadaan khusnul khotimah, Anugrahkan kami syurga mu yg terindah,, "
Saudaraku bantu kami agar kuat dengan sulitnya kehidupan ini... Bahkan Ayahnda Umar Bin Khattab R.A berkata.. “Tak masalah bagiku apapun kondisi yang terjadi, baik yang aku sukai ataupun yang tidak aku sukai. Sebab sesungguhnya aku tidak tahu apakah kebaikan itu ada dalam perkara yang aku sukai atau yang tidak aku sukai?” (Ibn Abi ad-Dunya’, Ash-Shabr wa ar-Ridha’, I/54).
Saudara ku,... Jalan hidup yang Allah gariskan untuk kita berbeda,, Apapun itu tujuan nya hanyalah mencari ridho Allah, Kalian mungkin berada di jalan tol yg mulus,, sementara kami kami dengan jalan yg sperti ini,, berada di jalan setapak yg naik dan turun, Jalan kami yg tidak bisa dilalui kendaraan membuat kami harus berjalan bergandengan sambil menikmati rumput liar yg menghijau disisi kiri dan kanan jalan...
Jika indah menurut kalian ada seperti pikiran kalian,, maka inilah yg indah menurut kami.. Biarkan kami bersandar pada imam kami,,, Tolong jangan terllau jauh mencampuri kehidupan pribadi kami..
Kami yg senantiasa belajar untuk menjadi yg terbaik,
Rahmat & Diana
Maafkan jika kita tidak sependapat,, Maafkan jika pikiran kita tidak sejalan,, Saya bahagia.. Bahagia atas semua qadha dan qadar yg Allah takdirkan ini..
Biarkan lah kami dan keluarga kami menjalani hidup ini,, layak nya dirimu dan keluarga mu menjalankan hidup mu..
Nasehati kami jika kami lupa, ingatkan kami jika kami salah,
tolong jangan menceritakan aib2 kami..
Taukah dirimu,, Keburukan2 yg engkau ceritakan, jika itu benar maka cerita mu akan menjadi ghibah.. Jika itu tidak benar jatuh nya ke fitnah...
GHIBAH >>>>> “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan sakwa-sangka, karena sebagian dari sakwa-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati?. .. (QS Al Hujurat : 12)
FITNAh >>>>> surah al-Hujuraat ayat 12 dengan jelas menghuraikan persoalan fitnah.
"Wahai orang yang beriman! Jauhilah kebanyakan dari sangkaan (supaya kamu tidak menyangka sangkaan yang dilarang) kerana sesungguhnya sebahagian dari sangkaan itu adalah dosa; dan janganlah kamu mengintip atau mencari-cari kesalahan dan keaiban orang; dan janganlah sesetengah kamu mengumpat sesetengahnya yang lain. Adakah seseorang dari kamu suka memakan daging saudaranya yang telah mati? (jika demikian keadaan mengumpat) maka sudah tentu kamu jijik kepadanya. (Oleh itu, patuhilah larangan-larangan yang tersebut) dan bertakwalah kamu kepada Allah; sesungguhnya Allah Penerima taubat lagi maha Pengasihani".
Saudara ku setiap saat kami berdoa kepada Allah...
"Ampuni dosa kami, tutupkan lah aib2 kami, Wafatkan kami dalam keadaan khusnul khotimah, Anugrahkan kami syurga mu yg terindah,, "
Saudaraku bantu kami agar kuat dengan sulitnya kehidupan ini... Bahkan Ayahnda Umar Bin Khattab R.A berkata.. “Tak masalah bagiku apapun kondisi yang terjadi, baik yang aku sukai ataupun yang tidak aku sukai. Sebab sesungguhnya aku tidak tahu apakah kebaikan itu ada dalam perkara yang aku sukai atau yang tidak aku sukai?” (Ibn Abi ad-Dunya’, Ash-Shabr wa ar-Ridha’, I/54).
Saudara ku,... Jalan hidup yang Allah gariskan untuk kita berbeda,, Apapun itu tujuan nya hanyalah mencari ridho Allah, Kalian mungkin berada di jalan tol yg mulus,, sementara kami kami dengan jalan yg sperti ini,, berada di jalan setapak yg naik dan turun, Jalan kami yg tidak bisa dilalui kendaraan membuat kami harus berjalan bergandengan sambil menikmati rumput liar yg menghijau disisi kiri dan kanan jalan...
Jika indah menurut kalian ada seperti pikiran kalian,, maka inilah yg indah menurut kami.. Biarkan kami bersandar pada imam kami,,, Tolong jangan terllau jauh mencampuri kehidupan pribadi kami..
Kami yg senantiasa belajar untuk menjadi yg terbaik,
Rahmat & Diana
:: Bersabarlah Wahai Ibu, Waktumu Hanya Sebentar ::
Anak bunda tersayang,, Barisan nasehat didalam sini bener2 menyadarkan bunda..
maafkan bunda untuk semua rasa ketidak sabaran ini...
:: Bersabarlah Wahai Ibu, Waktumu Hanya Sebentar ::
Bersabarlah wahai ibu, jika anakmu mengujimu…
dengan rumah yang tak pernah rapi
dengan ocehannya yang bertanya berulang-ulang hal yang ia suka
dengan manjanya
dengan aktifnya ia berjalan ke sana ke mari yang harus kau kejar dengan peluh
dengan gaya tutup mulutnya dari masakan yang kau buat....
dengan rumah yang tak pernah rapi
dengan ocehannya yang bertanya berulang-ulang hal yang ia suka
dengan manjanya
dengan aktifnya ia berjalan ke sana ke mari yang harus kau kejar dengan peluh
dengan gaya tutup mulutnya dari masakan yang kau buat....
Bersabarlah wahai ibu....
dengan 'perlengkapan' perang anak berupa sendok dan gunungan tanah di terasmu
dengan robekan majalah yang bertebaran serpihannya dan selipan di antara sofamu
dengan 'perlengkapan' perang anak berupa sendok dan gunungan tanah di terasmu
dengan robekan majalah yang bertebaran serpihannya dan selipan di antara sofamu
Dengan rasa percaya dirinya yang amat besar tak mau kau suapi walau belepotan
dengan pilah-pilihnya dia pada baju kesayanganya walau sudah kumal
dengan pilah-pilihnya dia pada baju kesayanganya walau sudah kumal
Dengan seabreg rutinitas mengobrak-abrik susunan buku di dalam rak bukumu...
Bersabarlah wahai ibu....
jangan kau buat luka yang tak pernah kering dengan bentakanmu
jangan kau pupuskan harapannya dengan merendahkan percobaanya, walau hasilnya berantakan, karena kurang sabarnya kau melihat ia berlatih menyuapi dirinya
jangan kau buat luka yang tak pernah kering dengan bentakanmu
jangan kau pupuskan harapannya dengan merendahkan percobaanya, walau hasilnya berantakan, karena kurang sabarnya kau melihat ia berlatih menyuapi dirinya
Jangan kau hambat perkembangan otaknya dengan ribuan larangan yang sebenarnya tak berbahaya bagi dirinya, hanya karena lelahnya kau rapikan peralatan percobaannya...
Bersabarlah wahai ibu....
Bersabarlah wahai ibu....
Jangan kau paksakan didikan generasimu diturunkan padanya, yang sejatinya masanya dan masamu jauh berbeda, begitu pula kebutuhannya dan kebutuhanmu kala itu berbeda
Jangan kau tanyakan kenapa dan kenapa terus menerus ketika ia melakukan kesalahan, karrna sejatinya ia tak mengerti kesalahan yang ia perbuat
Berlemah lembutlah dalam menegur kelalaiannya...
bukankah kelembutan menghasilkan kebaikan?
bukankah kelembutan menghasilkan kebaikan?
Bersabarlah wahai ibu....
belajarlah tak mengenal lelah dalam tahapan perkembangannya.
belajarlah tak mengenal lelah dalam tahapan perkembangannya.
Berjiwa besarlah wahai ibu, dalam menghadapi semua kekurangannya
Pecutlah semangat perbaikan akhlakmu yang kan menyelaraskan baiknya akhlak anakmu...
Luruskanlah dan perbaharuilah setiap niatmu dalam mendidik anak, yang kelak semoga mencetak generasi berikutnya menjadi lebih baik....
karena....
karena....
Tak terasa waktu bergulir amat cepat....
Putri manismu yang dulu selalu meminta digendong ke sana ke mari...
sampai - sampai memasakpun ia merajuk untuk digendong, karena penasarannya pada apa yang ada dalam kuali....
Putri manismu yang dulu selalu meminta digendong ke sana ke mari...
sampai - sampai memasakpun ia merajuk untuk digendong, karena penasarannya pada apa yang ada dalam kuali....
Tak terasa tau-tau ia sudah tumbuh dewasa dan menjadi seorang gadis yang tak bisa lagi kau gendong...
tak mau lagi kau ciumi dengan manja...
tak mau lagi kau ciumi dengan manja...
Tak memintamu lagi, untuk jalan-jalan sore, menatap daun-daun kekuningan dengan sepeda mininya lagi...
Tak bisa lagi kau ciumi wangi keringat di pagi harinya....
Ya! kini ia sudah jauuuhhh di depanmu....
Tak terasa waktu bergulir amat cepat....
Putra kecilmu yang dulu selalu meminta mainan baru
yang setiap pagi, seusai mandi, mengeluarkan pritilan robot robotan yang tak terbilang banyaknya di lantai ruang mainnya yang sudah kau rapikan....
Ya! kini ia sudah jauuuhhh di depanmu....
Tak terasa waktu bergulir amat cepat....
Putra kecilmu yang dulu selalu meminta mainan baru
yang setiap pagi, seusai mandi, mengeluarkan pritilan robot robotan yang tak terbilang banyaknya di lantai ruang mainnya yang sudah kau rapikan....
Yang kadang merengek sesenggukan meminta main hujan-hujanan....
Yang dengan wajah 'sandiwara' nya memerankan jagoan kesukaannya sambil tertawa...
Kini....
Ia tak bisa lagi kau gendong...
Ia tak mau lagi kau ajak bermain kucing-kucingan...
Ia tak mampu lagi kau jewer telinganya, karena tak mendengar titahmu...
Ia tak bisa lagi kau gendong...
Ia tak mau lagi kau ajak bermain kucing-kucingan...
Ia tak mampu lagi kau jewer telinganya, karena tak mendengar titahmu...
Kini ia sudah dewasa, suaranya sudah berat dan dadanya tegap....
Ukirlah masa indah mereka dengan segunung kesabaranmu, karena masa-masa indah itu hanya sebentar, sebagaimana sebentarnya matahari terbenam di waktu senja....
Sumber: furzahra.wordpress.com
Please Like and Share
Please Like and Share
Copas dari : https://www.facebook.com/septianti.selayar/posts/896384090458049
Langganan:
Postingan (Atom)